Yayasan Owa Jawa

  • PDF
  • Cetak

MOTEL BERAKSI DI SDN LANGENSARI

  • Selasa, 21 Mei 2013 08:20
  • Oleh Administrator

Mengiringi tahapan akhir dari proses rehabilitasi di Javan Gibbon Center (JGC) yaitu pelepasliaran Owa-owa Jawa yang dinilai telah memenuhi persyaratan untuk kembali ke habitat alaminya, Mobil Unit Konservasi Moli & Telsi (Motel)  senantiasa aktif dengan program edukasi konservasinya terutama di sekitar lokasi rencana pelepasliaran. Kali ini giliran SDN Langensari, Bandung yang berada di sekitar lokasi rencana pelepasliaran Sadewa & Kiki di bulan Juni mendatang.

Aktivitas pembelajaran yang penuh keceriaan mengisi pagi hari yang cerah siswa/siswi SDN Langensari pada 27 Februari 2013 yang lalu. Diselingi dengan permainan-permainan yang kreatif, tim Motel menambah keceriaan para siswa/siswi Sekolah Dasar tersebut. Dalam aksinya, tim Motel menyampaikan presentasi mengenai arti penting konservasi Owa Jawa dengan metode penyampaian yang sederhana sehingga mudah dimengerti oleh para siswa/siswi . Sesi pemutaran film semakin menambah pengetahuan mereka terhadap pengaruh perusakan alam terhadap keseimbangan ekosistem. Tak hanya para siswa/siswi, para Guru juga sangat menikmati sesi pemutaran film yang menarik tersebut.

Aktivitas-aktivitas yang telah dilakukan Motel diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sekaligus pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya upaya-upaya konservasi dalam menjaga keanekaragaman flora dan fauna alam Indonesia.

  • PDF
  • Cetak

KEGIATAN PRA-PELEPASLIARAN OWA JAWA DI GUNUNG PUNTANG

  • Senin, 20 Mei 2013 11:21
  • Oleh Administrator

Masih dalam rangka persiapan pelepasliaran sepasang Owa Jawa bernama Sadewa dan Kiki, Yayasan Owa Jawa bekerjasama dengan Perum Perhutani mengadakan Pelatihan Sehari “Penelitian dan Pendidikan Konservasi Owa Jawa” pada 9 Mei 2013 lalu bertempat di Gunung Puntang, Bandung. Acara tersebut dihadiri oleh partisipan yang terdiri dari Polisi Hutan dan Polisi Teritorial Perum Perhutani, para pecinta alam yang tergabung dalam komunitas PGPI serta masyarakat sekitar.

Kepada para peserta kembali disosialisasikan status Owa Jawa sebagai satwa endemik pulau Jawa yang perlu diperhatikan keberadaannya karena termasuk ke dalam satwa terancam punah (IUCN 2012). Selain itu, himbauan kepada masyarakat untuk membantu proses penyadaran lingkungan sekitarnya untuk menghentikan kegiatan perburuan satwa liar yang menghuni kawasan Gunung Puntang serta menyadari sepenuhnya bahwa satwa-satwa liar tersebut bukanlah jenis satwa yang baik untuk dijadikan sebagai satwa kesayangan/peliharaan di rumah.

 

 

Untuk membantu dalam hal kegiatan monitoring pasca pelepasan Sadewa dan Kiki yang direncanakan pada bulan Juni mendatang, para partisipan juga dibekali pengetahuan tentang cara pengamatan satwa liar serta keterampilan dalam membaca lokasi pada peta. Antusiasme mereka terlihat dalam dialog interaktif saat kegiatan berlangsung.

Kini, terdapat pula Pusat Informasi Owa Jawa di lokasi tersebut dimana masyarakat sekitar dan para wisatawan baik lokal maupun luar kota dapat memperoleh informasi yang lebih terarah mengenai Owa Jawa. Tentunya edukasi konservasi ini menjadi minat dan daya tarik baru yang dapat dijadikan sebagai pusat pembelajaran bagi siswa/siswi sekolah ataupun mahasiswa yang mengadakan kegiatan di lokasi perkemahan Gunung Puntang.

  • PDF
  • Cetak

SARASEHAN KONSERVASI OWA JAWA BERBASIS MASYARAKAT

  • Kamis, 07 Maret 2013 17:05
  • Oleh Administrator

Pada hari Selasa tanggal 26  Juni 2012 bertempat di Patuha Resort Ciwidey telah diadakan SARESEHAN “MELESTARIKAN ALAM BANDUNG SELATAN BERSAMA MASYARAKAT” yang acara ini merupakan kerjasama antara Perum Perhutani dengan Yayasan Owa Jawa yang diharapkan dapat menghasilkan model pengelolaan hutan lindung yang melibatkan masyarakat dalam upaya perlindungan dan pelestarian owa Jawa.

 Acara dihadiri oleh ± 50 orang peserta yang terdiri dari Administratur/KKPH Bandung Selatan, Kaur Lingkungan, beberapa Asper dan KRPH, perwakilan LMDH dan Kades Ciwidey serta perwakilan dari  Yayasan Owa Jawa.

Halaman 7 dari 12