Yayasan Owa Jawa

  • PDF
  • Cetak

Kesepakatan Kerjasama antara Yayasan Owa Jawa dan Silvery Gibbon Project

  • Kamis, 23 Desember 2010 10:27
  • Oleh Administrator

KerjasamaSilvery Gibbon Project (SGP) yang berbasis di Perth Australia sejak tahun 2003 terus mendukung program rehabilitasi Owa Jawa di Javan Gibbon Center (JGC). Bentuk dukungan mereka selain bantuan dana, fasilitas juga dukungan teknis, khususnya dalam bidang kesehatan.

Pada tanggal 22 Januari 2010 bertempat di kantor CI Indonesia telah dilakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara Yayasan owa Jawa (YOJ) dengan SGP, yang dilakukan oleh bapak Wahjudi Wardojo sebagai perwakilan dari YOJ dan Clare Campbell sebagai perwakilan dari SGP. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan upaya konservasi Owa jawa di Indonesia baik secara in situ maupun ex situ.

  • PDF
  • Cetak

Rehabilitasi dan Pelepas liaran OWA JAWA Pertama di Dunia

  • Kamis, 23 Desember 2010 09:58
  • Oleh Administrator

Gallery 3Javan Gibbon Center (JGC) adalah satu-satunya pusat rehabilitasi Owa Jawa di dunia melepas-liarkan sepasang Owa Jawa kembali ke habitat aslinya yang merupakan peristiwa bersejarah dan juga yang pertama kali dilakukan untuk Owa Jawa atau The Javan Gibbon (Hylobates moloch)

Bodogol (Taman Nasional Gunung Gede Pangrango - TNGGP, Jawa Barat)-Untuk pertama kalinya satwa langka Owa Jawa dan termasuk yang paling terancam punah menurut Badan Konservasi Dunia (IUCN), kini berhasil direhabilitasi dengan pasangannya dan keduanya siap untuk dilepas-liarkan pada prosesi peresmian oleh Menteri Kehutanan MS Kaban, pada Jum’at, 16 Oktober 2009 serta akan dihadiri undangan dari berbagai kalangan, seperti perwakilan negara-negara sahabat, pemerintah daerah, LSM konservasi, peneliti, pelaku bisnis, dan pemuka masyarakat setempat, yang diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam menyelamatkan salah satu satwa kebanggaan masyarakat Indonesia itu.

Selanjutnya: Rehabilitasi dan Pelepas liaran OWA JAWA Pertama di Dunia

  • PDF
  • Cetak

Gunma Safari Park Jepang Turut Berperan Dalam Pembangunan TNGGP dan Penyelamatan Owa Jawa

  • Kamis, 23 Desember 2010 09:37
  • Oleh Administrator

Gallery 1Kawasan TNGGP merupakan salah satu Taman Nasional tertua di Indonesia, diumumkan pada tanggal 6 Maret 1980 sebagai Taman Nasional melalui Keputusan Menteri Pertanian dengan luasan 15.000 ha. Pada tahun 2003, kawasan TNGGP kemudian diperluas menjadi 21,975 ha melalui SK Menteri Kehutanan No. 174/Kpts-II/2003.  Kawasan ini  merupakan salah satu kawasan hutan terbaik di Pulau Jawa dan merupakan habitat alami dari beberapa spesies yang terancam punah salah satunya adalah Owa Jawa (Hylobates moloch). sehingga upaya konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya mutlak diperlukan.

Untuk mencapai tujuan pengelolaan taman nasional yang efektif, saat ini TNGGP sedang mengembangkan pengelolaan taman nasional berbasis resort yang menekankan pada pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan. Hal ini sangatlah penting mengingat bahwa resort merupakan unit terkecil dalam pengelolaan taman nasional.

Selanjutnya: Gunma Safari Park Jepang Turut Berperan Dalam Pembangunan TNGGP dan Penyelamatan Owa Jawa

Halaman 8 dari 12