Yayasan Owa Jawa

  • PDF
  • Cetak

In the Age of Noah By Thomas L. Friedman

  • Kamis, 23 Desember 2010 09:28
  • Oleh Administrator

Thomas L. FriedmanA couple of weeks ago, The Times’s Jim Yardley reported from China that the world’s last known female Yangtze giant soft-shell turtle was living in one Chinese zoo, while the planet’s only undisputed, known giant soft-shell male turtle was living in another — and together this aging pair were the last hope of saving a species believed to be the largest freshwater turtles in the world.

It struck me as I read that story that our generation has entered a phase that no previous generation has ever experienced: the Noah phase. With more and more species threatened with extinction by The Flood that is today’s global economic juggernaut, we may be the first generation in human history that literally has to act like Noah — to save the last pairs of a wide range of species.

Or as God commanded Noah in Genesis: “And of every living thing of all flesh, you shall bring two of every sort into the ark, to keep them alive with you; they shall be male and female.”

Selanjutnya: In the Age of Noah By Thomas L. Friedman

  • PDF
  • Cetak

Pelatihan Jasa Ekosistem bagi Santri Bogor

  • Rabu, 22 Desember 2010 11:42
  • Oleh Administrator

PelatihanSepuluh pesantren di sekitar Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango serta Halimun-Salak mengikuti pelatihan tentang pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari. Utusan masing-masing pesantren juga menerima kursus budi daya lebah dan mendapat satu koloni lebah.

"Saya mendapat pencerahan dan modal usaha untuk langkah selanjutnya," kata Dawami dari Pondok Pesantren Assalam, Kabupaten Sukabumi. Pujianto dari Pondok Pesantren Modern Sahid berjanji mengembangkan peternakan lebah di pondoknya dan memanfaatkan madu untuk para santri.

Selanjutnya: Pelatihan Jasa Ekosistem bagi Santri Bogor

  • PDF
  • Cetak

Owa Jawa Berhasil Melahirkan di JGC

  • Rabu, 22 Desember 2010 11:47
  • Oleh Administrator

Owa Jawa MelahirkanPertama kalinya, pasangan owa Jawa (Hilobates moloch) yang di rehabilitasi di Lokasi The Javan Gibbon Centre, atau Pusat Rehabilitasi Owa Jawa, yang terletak di Bodogol, Taman Nagional Gunung Gede Pangrango, Bogor, melahirkan.

Jabang bayi owa yang ditunggu tersebut  lahir dengan selamat hari Rabu, 21 Juli 2010 pukul 4 dini hari.

Seperti diketahui, owa jawa merupakan satwa langka yang dilindungi dan mempunyai perilaku berpasangan setia seumur hidup (monogamy), dan tidak mudah memasangakan owa jawa di habitat bukan aslinya.

Bayi owa jawa yang baru lahir tersebut berasal dari pasangan owa jawa yang saat ini masih dalam proses rehabilitasi sebelum dilepasliarkan ke habitat alaminya. Pasangan owa jawa yang menjadi induk dari bayi  tersebut adalah diberi nama Jowo dan Bombom.  Kedua pasangan ini sebelum berada di JGC, mereka berasal dari Pusat Perawatan Satwa (PPS) Cikananga yang sebelumnya menjadi peliharaan masyarakat di Bandung.

Selanjutnya: Owa Jawa Berhasil Melahirkan di JGC

Halaman 9 dari 12