Yayasan Owa Jawa

  • PDF
  • Cetak

Owa Jawa Berhasil Melahirkan di JGC

  • Rabu, 22 Desember 2010 11:47
  • Oleh Administrator

Owa Jawa MelahirkanPertama kalinya, pasangan owa Jawa (Hilobates moloch) yang di rehabilitasi di Lokasi The Javan Gibbon Centre, atau Pusat Rehabilitasi Owa Jawa, yang terletak di Bodogol, Taman Nagional Gunung Gede Pangrango, Bogor, melahirkan.

Jabang bayi owa yang ditunggu tersebut  lahir dengan selamat hari Rabu, 21 Juli 2010 pukul 4 dini hari.

Seperti diketahui, owa jawa merupakan satwa langka yang dilindungi dan mempunyai perilaku berpasangan setia seumur hidup (monogamy), dan tidak mudah memasangakan owa jawa di habitat bukan aslinya.

Bayi owa jawa yang baru lahir tersebut berasal dari pasangan owa jawa yang saat ini masih dalam proses rehabilitasi sebelum dilepasliarkan ke habitat alaminya. Pasangan owa jawa yang menjadi induk dari bayi  tersebut adalah diberi nama Jowo dan Bombom.  Kedua pasangan ini sebelum berada di JGC, mereka berasal dari Pusat Perawatan Satwa (PPS) Cikananga yang sebelumnya menjadi peliharaan masyarakat di Bandung.

Selanjutnya: Owa Jawa Berhasil Melahirkan di JGC

  • PDF
  • Cetak

OWA JAWA, Mereka Semakin Terancam !

  • Sabtu, 11 Desember 2010 16:08
  • Terakhir Diupdate ( Rabu, 22 Desember 2010 11:53 )
  • Oleh Administrator

Owa Jawa (Hylobates moloch) - Javan Silvery Gibbon, merupakan salah satu jenis primata endemik di Indonesia yang hanya tinggal di hutan-hutan pulau Jawa khususnya di Jawa bagian barat dan sebagian Jawa Tengah. Makanannya berupa buah, daun dan serangga. Satu keluarga owa jawa umumnya terdiri dari sepasang induk dan beberapa anak yang tinggal dalam teritori mereka. Nyanyian indah betina owa jawa di pagi hari masih terdengar diantara kabut hutan pegunungan di pulau Jawa. Sayangnya, nyanyian mereka akan hilang selamanya apabila tekanan terhadap kehidupan mereka di alam tidak pernah berhenti.

Dalam daftar satwa terancam (IUCN-species threatened red list), owa jawa termasuk kategori terancam punah (endangered species). Kehidupan mereka di alam semakin mengkhawatirkan karena kehilangan habitat alami hingga mencapai 96%. Beberapa hasil survei perkiraan populasi di alam, tersisa lebih kurang 4,000 individu yang berada di hutan-hutan konservasi dan terdapat populasi kecil yang terpisah dan terisolasi yang membuka peluang bagi mereka mengalami kepunahan. Ancaman kepunahan semakin tinggi dengan dengan adanya praktek perburuan dan perdagangan dimana lebih dari 100 individu owa jawa telah dijadikan sebagai satwa peliharaan (pet). Fakta inilah yang mendorong Yayasan Owa Jawa untuk melakukan tindakan nyata dalam upaya penyelamatan satwa ini dari kepunahan. Kini sebagian dari mereka yang pernah menjadi satwa peliharaan tersebut telah diselamatkan dan diupayakan untuk dapat kembali ke alam melalui program rehabilitasi di Javan Gibbon Center, yang merupakan salah satu program Yayasan Owa Jawa.

Selanjutnya: OWA JAWA, Mereka Semakin Terancam !

  • PDF
  • Cetak

Tujuan dan Sasaran Program

  • Sabtu, 11 Desember 2010 16:07
  • Oleh Administrator

Tujuan
Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi owa jawa  bertujuan untuk :

  1. Menyelamatkan owa jawa dari kepunahan
  2. Merehabilitasi owa jawa yang berasal dari masyarakat
  3. Meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat akan pentingnya pelestarian owa jawa
  4. Meningkatkan kerjasama antara instansi pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, lembaga akademik dan dunia usaha  dalam pelestarian owa jawa


Sasaran

Sasaran program jangka pendek adalah melakukan penilaian terhadap status perilaku, kesehatan dan kemudian dilakukan peningkatan dengan diiringi perubahan perilaku dan pengembalian kesehatan owa jawa. Sedangkan sasaran jangka panjang adalah reintroduksi owa jawa yang telah terehabilitasi ke kawasan yang sesuai dan memenuhi syarat teknis reintroduksi oleh IUCN. Sasaran akhir program ini adalah penetapan dan pemantapan populasi owa jawa dalam habitat yang mendukung keberlangsungan owa jawa di alam.

Halaman 9 dari 11